Jumat, 24 Agustus 2007

Topeng Emas Berusia 2.400 Tahun Ditemukan

Sebuah topeng emas berusia 2.400 tahun kembali ditemukan dari sebuah makam kuno di timur laut Bulgaria. Para arkeolog yakin topeng tersebut adalah peninggalan Raja Thracia.

Topeng tersebut ditemukan akhir pekan lalu bersama dengan sebuah cincin emas yang dihiasi tulisan Yunani Kuno dan sosok pria berjenggot. Para peneliti juga menemukan barang-barang peninggalan lainnya dari perak dan perunggu.

"Temuan ini membuktikan asumsi bahwa barang-barang tersebut adalah bagian dari pemakaman yang mewah Raja Thracia," ujar Margarita Tacheva, seorang profesor yang terlibat penggalian di Desa Topolchane, 288 kilometer arah timur ibukota Bulgaria, Sofia. Artefak-artefak yang menyertainya merupakan barang-barang milik seorang penguasa Thracia dari akhir abad 4 sebelum Masehi yang dikuburkan di sana.

Menurut Georgi Kitov, ketua peneliti yang menemukan topeng emas dimakam tersebut, peradaban Thracia seumur dengan perdaban Yunani. Bangsa Thracia hidup di wilayah yang sekarang Bulgaria dan bagian dari peradaban modern seperti Yunani, Romawi, Macedonia, dan Turki antara 4.000 tahun sebelum Masehi hingga abad ke-8. Peradaban Thracia mulai menghilang karena proses asimilasi sejak dijajah Slavia.

Raja Thracia dikenal dengan kehidupan yang mewah sehingga peninggalannya dapat ditemukan tersebar di seantero Bulgaria. Para arkeolog menyebut salah satu wilayah di Bulgaria tengah sebagai Lembah Raja-raja Bulgaria seperti penyebutan untuk Lembah Raja-raja dekat Luxor, Mesir. Pada tahun 2004, sebuah topeng emas berusia 2.400 tahun juga ditemukan di salah satu makam di area yang sama

Wanita dengan Empat Payudara

Saat ditemui Padang Ekspres di rumahnya yang terletak di kaki Bukit Lantiak, wanita berumur 56 tahun itu hidup dalam kondisi serbamiskin. Pagar rumahnya terbuat dari seng bekas. Sisi kiri kanan halaman tak terurus sehingga dipenuhi rimbun semak belukar. Belum lagi kondisi atap rumah yang banyak bocor dan dinding yang lapuk dimakan usia.

Namun, Kartina, demikian dia disapa, merasa dilahirkan sebagai "orang kaya". Buktinya, dalam banyak peristiwa, dia merasa telah diselamatkan oleh Yang Mahakuasa. Saat banjir melanda Padang, termasuk kawasan perumahannya, beberapa waktu lalu, rumah sederhana itu jadi tempat pengungsian sementara para tetangga.

"Karena rumah saya salah satu yang selamat," kata ibu lima anak itu.

Kejadian yang sama dialami pada 1999. Saat itu terjadi musibah tanah longsor di desanya. Beruntung, rumahnya juga luput dari terjangan longsor, sehingga jadi tempat berlindung bagi sebagian warganya. "Mungkin Tuhan masih sayang kepada saya dan anak-anak, makanya saya dijauhkan dari musibah itu," katanya.

"Kekayaan" lain yang diakui Kartina menjadi kelebihannya adalah payudaranya. Kata dia, sejak lahir dirinya memiliki empat payudara. Seperti yang diperlihatkan kepada Padang Ekspres, berbeda dengan payudara wanita normal yang hanya ada dua dalam posisi simetris, milik Kartina ada empat.

Posisi keempat payudara itu membentuk huruf U. Yakni, dua payudara normal dan dua payudara sebesar buah manggis yang masing-masing terletak di antara ketiak dan payudara normalnya.

"Bagi saya, mempunyai empat payudara ini mukjizat yang membuat saya menjadi lebih dekat dengan Tuhan," imbuhnya. Setiap masa menyusui anak-anak, Kartina mengaku tidak pernah kekurangan ASI (air susu ibu) karena keempat-empatnya mampu memproduksi ASI.

"Saya bersyukur karena saya tak perlu repot-repot membeli susu bubuk. Anak-anak sudah sangat kenyang dengan ASI," katanya lantas tersenyum.

Dengan produksi ASI yang berlimpah itu, Kartina mau "berbagi" dengan mendonorkan sebagian untuk keluarga yang membutuhkan. Suatu ketika, kata Kartina, dirinya pernah menyusui dua anak sekaligus dari sepupu yang kekurangan ASI.

"Kebetulan keduanya lahir hampir bersamaan dengan salah seorang anak saya. Mereka saya beri ASI berdampingan. Keduanya terlelap kekenyangan sampai empat payudara saya kempes dibuatnya," tutur Kartina lalu tertawa.

Kelainan yang dialami Kartina itu menarik perhatian dokter spesialis bedah dan konsultan bedah tumor (kanker) di Padang, Daan Khambri. Menurut dia, wanita dengan empat payudara itu di dunia kedokteran dikenal dengan mammae aberans atau mammae accessories. Hal itu dapat terjadi pada siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, dan merupakan bawaan lahir.

Perkembangan seperti itu terjadi saat bayi dalam kandungan. Yakni, pada minggu keenam hingga kesepuluh pada peristiwa pembentukan organ tubuh (organo genesis). Biasanya, (payudara tambahan) paling banyak ditemui di daerah ketiak dan nomor dua terbanyak di bawah dada. "Tumbuhnya payudara (tambahan) pada manusia sama halnya dengan mamalia lain, yaitu di garis susu (milk line)," kata Daan Khambri.

Milk line yang dimaksud Daan mulai ketiak hingga lipatan paha. Kelainan itu hingga saat ini belum diketahui penyebabnya. Tapi, perempuan memiliki risiko dua kali lebih rentan dibanding laki-laki. Keadaan tersebut tidak berbahaya, tetapi mengganggu. Sebab, saat hamil air susu juga keluar, payudara membesar, dan muncul rasa nyeri seperti payudara normal.

Yang lebih mengkhawatirkan, segala penyakit payudara pun dapat dialami. Misalnya, kanker payudara dan penyakit lain. "Untuk mengurangi risiko, sebaiknya dioperasi," ujar Daan.

Untuk menghindarinya, Daan menyarankan para ibu hamil menjaga kesehatan. Terutama pada minggu ke-6 hingga ke-10. Ibu diharapkan menjaga asupan gizi. Jangan makan obat sembarangan, seperti obat penenang (luminal). Sebab, luminal dapat menyebabkan terjadinya bibir sumbing. Kelainan lain yang dapat terjadi di masa ini, antara lain bayi yang tidak punya anus, usus keluar, pusar membesar, dan lain-lain.

Hal senada diungkapkan dr Greg Agung SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS DKT Gubeng Pojok Surabaya. Menurut dia, kejadian seperti yang dialami Kartina cukup langka. Kelenjar payudara tambahan itu biasanya diketahui ketika pasien hamil dan menyusui.

Namun, bila tak digunakan untuk menyusui, kelenjar payudara tambahan itu otomatis menyusut. Greg mengaku juga pernah menangani pasien dengan kelainan tersebut. "Seingat saya, kelenjar payudara tambahan yang saya tangani muncul di ketiak," jelasnya. Karena itu, pasien minta kelenjar payudara tambahan tersebut dibuntu saja. "Ada dua cara pembuntuan, yakni diberi suntikan atau pembedahan ringan," tambahnya.

Kuburan Massal Dinosaurus Ditemukan

Seorang ”pemburu dinosaurus” amatir Swiss menemukan kuburan massal dinosaurus terbesar di Eropa. Kuburan massal makhluk purba tersebut memiliki luas sekitar 1,5 kilometer dan terletak di Desa Frick, di wilayah perbatasan Swiss dengan Jerman.

Kuburan massal dinosaurus terbesar Eropa itu ditemukan secara tidak sengaja. Penduduk Desa Frick menemukan tulang-belulang purba ketika menggali fondasi rumah. Seorang ”pemburu dinosaurus” amatir kemudian meneliti penemuan itu dan kuburan massal tersebut terkuak.

Fosil-fosil yang pertama ditemukan adalah tulang-belulang dua ekor plateosaurus. Berdasarkan penemuan kuburan massal tersebut, para ilmuwan menduga plateosaurus mungkin memiliki habitat yang jauh lebih luas daripada dugaan semula.

”Tulang-belulang satu ekor dinosaurus ditemukan pada setiap 100 meter persegi wilayah kuburan massal ini. Ini adalah kuburan massal dinosaurus terbesar di Eropa karena berisi lebih dari 100 ekor plateosaurus,” tandas ahli paleoantropologi dinosaurus University of Bonn, Jerman, Martin Sander.

Memiliki panjang sekitar 10 meter dari kepala hingga ekor, plateosaurus adalah dinosaurus herbivora (pemakan tumbuhan) yang mencintai perdamaian. Kawanan plateosaurus diperkirakan menguasai delta-delta Sungai Frick pada sekitar 210 juta tahun silam.[snd/jul].

Polisi Pamong Praja Menangkan `Kontes Ratu Waria

Kontes Ratu Waria di halaman Gedung Serbaguna Jember ini, diikuti oleh 32 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dewan Juri menilai peserta kontes dari ekspresi, keserasian busana, keserasian make up dan kepribadian. Setelah dipilih peserta 10 besar, tinggal satu lagi test kecantikan dari dalam atau biasa disebut inner beauty. Layaknya pemilihan Putri Indonesia, setiap peserta harus menjawab pertanyaan yang tercantum dalam amplop yang diambil secara acak. Berbagai macam diajukan tim juri diantaranya seputar lumpur Lapindo, makna bendera merah putih, HIV/AIDS dan pemakaian kondom.

Badrus Soleh alias Brenda, peserta asal Jember berhasil memenangkan lomba. Waria yang sehari-hari bekerja di Satuan Polisi Pamong Praja ini mengaku akan mengemban amanah penuh sejawat agar perannya sejajar sesama warga negara lain. "Selama ini kaum minoritas di Jember masih belum begitu terekspose, karna itu saya akan mencoba mengangkat harkat dan martabat mereka agar bisa "dianggap" dalam masyarakat," kata Brenda mengenai kemenangannya.

Tak hanya aksi lenggak-lenggok di panggung, sejumlah waria juga menghibur penonton dengan tarian India. Yang lebih menghebohkan seorang waria tampil menari ular, hingga menyebabkan penonton ketakutan. Pasalnya, ular yang dibawa adalah seekor ular sanca kembang seberat 35 kilogram dan panjang sekitar 3 meter.[ids/jul].

Pohon Langka Seharga Rp. 380 Juta

Pengunjung pameran Flora-Fauna 2007 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, terkejut melihat satu pohon yang dijual dengan harga Rp. 380 juta.

“Wah gila ya, harganya melebihi harga mobil. Padahal cuma sebatang pohon doang,”tutur Ny. Rohdiani, warga Sunter, Jakarta Utara, Minggu (12/8). Pohon unik tersebut milik Stan Godong Ijo Nursery, dan koleksi dari seorang pengusaha Chandra Gunawan Indarto.

Jenis pohon langka tersebut bernama Arabicum Big asal Thailand. Pohon unik dan termahal di pameran Flora-Fauna 2007 tersebut berbonggol besar, bercabang banyak, tingginya sekitar 1 meter dan berdaun kecil-kecil sejenis bunga crisbum.

Selain itu pohon unik tersebut berbunga setiap 6 bulan sekali, dengan warna bunga merah muda. Usia pohon hampir 20 tahun dan hidup di daerah panas. Media yang digunakan agar pohon tersebut dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik yaitu menggunakan arang sekam, pasir Malang, kokopit dan zeolit.

“Untuk musim panas proses penyiramannya 2-3 kali seminggu. Pada musim hujan cukup sekali seminggu. Pohon Arabicum Big memerlukan cahaya matari yang optimal,” ujar Aries Prasetyo, Asisten Marketing Manager, Stan Godong Ijo.

Awalnya Chandra Gunawan Indarto hanya mengkoleksi pohon tersebut sebagai hobi, kemudian dikembangkan dan dijadikan lahan bisnis. Pohon unik yang dikembangbiakan dengan biji tersebut sering memenangkan kontes di tingkat pameran nasional.

“Semakin banyak cabang, variasi bentuk bonggol, batang semakin tinggi dan usianya makin tua, maka harga pohon Arabicum Big pun semakin mahal,” sambung Aries Prasetyo.

Perawatan pohon langka tersebut menurutnya terbilang mudah yaitu hanya memperhatikan masalah penyiraman yang tidak boleh telat, matahari yang optimal, penambahan pupuk dan media tanamnya harus sering diganti.

Di Indonesia yang memiliki pohon langka tersebut, selain Chandra Gunawan Indarto adalah Arifin Panigoro dan Andi Bintoro.[ant/jul].

Pendaki Everest Tertua

Pensiunan guru asal Jepang berusia 71 tahun menjadi orang tertua di dunia yang mencapai puncak gunung Everest. Demikian keterangan kelompok pendaki di Tokyo, Selasa (29/5).

Asosiasi pendaki gunung Jepang itu mengatakan, Katsusuke Yanagisawa, mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu pada 22 Mei 2007.

Dia mengaku sangat menikmati sinar matahari di puncak gunung itu selama 30 menit.

“Rasanya amat fantastis,” kata Yanagisawa kepada koran Shinano Mainichi Shimbun, saat dihubungi di hotelnya di Kathmandu, setelah turun gunung.

“Saya senang mencapai puncak, karena setelah itu, hanya tinggal turun,” katanya.

Yanagisawa, yang tinggal di kota pergunungan Nagano, mengalahkan rekor yang diciptakan rekan senegaranya tahun sebelumnya.

“Kami sudah diberitahu bahwa Katsusuke Yanagisawa asal Nagano mencapai puncak dan menjadi orang tertua yang sampai ke sana,” kata juru bicara Asosiasi Pendaki Gunung Jepang.

Yanagisawa mengatakan, dia bersama tim termasuk warga Selandia Baru dan Jepang yang mendaki gunung itu dari arah Tibet.

Dia tiba di Kathmandu Senin, dan akan menyampaikan catatannya untuk membukukan rekornya.
Pada saat mencapai puncak dunia ini, Katsusuke Yanagisawa Tepat berusia 71 tahun 2 bulan 2 hari.
Orang Jepang dikenal sebagai berusia panjang dan meningkat jumlah warga senior yang tetap fit untuk menundukkan puncak gunung setelah pensiun.

Salah satu orang Jepang paling terkenal sebagai penakluk Everest adalah Junko Tabei, yang pada 1975 menjadi wanita pertama sampai di puncak.

Pendaki tertua yang mencapai puncak sebelumnya adalah Takao Arayama, yang berusia 70 tahun ketika mencapai puncak setinggi 8.848 meter itu pada Mei 2006.
Tapi Takao Arayama berencana untuk kembali mendaki Everest tahun depan ketika dia berusia 75 tahun..!

Cina temukan ruang makam rahasia

Terracotta
Ruang misterius ditemukan di dekat barisan tentara terracotta
Sebuah ruang misterius ditemukan di dalam makam kekaisaran Cina yang dikawal oleh Pasukan Terracotta, kata tim arkeologi Cina.

Catatan sejarah yang menggambarkan makam Qin Shihuang, kaisar pertama Cina, tidak menyebut-nyebut ruang sedalam 30 meter itu.

Ruang yang tidak terbuka itu ditemukan di lokasi dekat ibukota kekaisaran lama Xian dengan teknologi penginderaan jarak jauh.

Seorang pakar mengatakan, kamar itu mungkin dibangun untuk roh sang kaisar.

Ruang, yang berumur lebih dari 2.000 tahun itu, terkubur di dalam gundukan tanah berbentuk piramida 51 meter di atas makam Qin.

Tempat itu berada di dekat barisan patung tentara terracotta dan memiliki empat dinding seperti tangga, kata Duan Qingbo, peneliti pada Lembaga Arkeologi Shaanxi.

Pemerintah Cina belum memberikan izin untuk menggali situs tersebut.

Diyakini Cina masih ingin menyempurnakan teknik arkeologis sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim arkeologi mempergunakan teknologi penginderaan di situs itu sejak tahun 2002.

Meski dikenal mempergunakan cara-cara yang brutal, Kaisar Qin dikenang sebagai pahlawan di Cina karena menempa suatu negara yang bersatu.